Halal bil Halal HTI di Tebuireng, Berita HTI Kesankan NU Dukung Paham HTI

Jika kita membaca berita dari website HTI http://m.hizbut-tahrir.or.id/2013/09/07/halal-bil-halal-hizbut-tahrir-indonesia-bersama-ulama-dan-tokoh-di-pp-tebuireng-jombang/ terkait Halal Bi Halal Ulama dan Tokoh di PP. Tebuireng Jombang  yang digelar DPD II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada 6 September 2013. Maka akan terkesan seolah-olah NU mendukung paham HTI.

Halal Bil Halal Hizbut Tahrir Indonesia bersama Ulama dan Tokoh di PP Tebuireng Jombang

HTI Press,  Jombang Jatim. Pada Jumat malam, 6 September 2013 DPD II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)  Jombang  menggelar Halal Bi Halal Ulama dan Tokoh di PP. Tebuireng Jombang, Tak kurang dari 300 ulama dan tokoh masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) menyampaikan selamat datang kepada para ulama dan tokoh masyarakat yang hadir di Pondok Tebuireng, walau bukan pondok tertua tetapi  Pondok Tebuireng memiliki arti tersendiri bagi NU dan Indonesia.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan perjuangan para ulama dalam menegakkan syariat Islam di Nusantara dan dinamikanya hingga saat ini.

KH. Salahuddin Wahid juga mengatakan “walaupun berbeda pandangan politik, HTI tetaplah saudara kita, sehingga memiliki kesempatan yang sama untuk melaksanakan kegiatan di PP Tebuireng”.

Ustadz Junaedi At Thoyibi (Gus Juned) dari DPP HTI menyampaikan bahwa hubungan HTI dengan PP Tebuireng bukanlah  yang pertama. Saat PP Tebuireng masih dipimpin  alm. KH. Yusuf Hasyim, HTI sudah menjalin kontak silaturahmi.

“Sesungguhnya perjuangan HTI selaras dengan perjuangan ulama dalam menegakkan syariah”, ujarnya.

Ustadz Junaedi at Thoyibi menjelaskan HTI pernah mengampanyekan “Selamatkan Indonesia dengan Syariah.  HTI melihat hingga kini belum ada tanda-tanda perubahan yang signifikan menuju bangsa yang lebih baik. Karena itu HTI merasa berkewajiban untuk menyampaikan solusi dari Tuhan Pencipta Seluruh Alam Allah SWT dalam menyelesaikannya, yaitu dengan penegakan Syariah Islam . (MI Jombang)

BANDINGKAN DENGAN BERITA DI NU ONLINE

Di NU Online dengan tegas disebutkan bahwa KH. Shalahuddin Wahid / Gus Sholah menolak paham HTI. Menolak bukan berarti tidak berkawan dengan orang-orangnya. Sepertinya menolak paham Kriten, bukan berarti tidak boleh berkawan dengan orang kristen, demikian juga dengan menolak paham HTI atau paham-paham lain yang tidak sejaln dengan NU, tidak berarti menolak untuk berkawan dengan orang-orang selama dalam batas-batas tertentu.

Dengan tegas Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Sholahuddin Wahid yang akrab disapa Gus Sholah menyatakan dirinya menolak paham Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di depan simpatisan HTI. Pernyataan itu dilontarkan pada acara halal bihalal DPD HTI Jombang di Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Sabtu (7/9).

Lengkapnya baca disini : http://www.muslimedianews.com/2013/09/gus-sholah-tolak-hti.html#ixzz2eMajGx8C

LIPUTAN 6

Gus Sholah: Wacana Khilafah Silahkan, Mendirikan Jangan

Citizen6, Jombang: Dengan tegas Pengasuh Pesantren Tebuireng, Gus Sholah, menyatakan bahwa dirinya menolak paham HTI di depan para simpatisan HTI. “Saya tidak nyambung dengan pemikiran HTI, tetapi saya tetap berkawan,” ucapnya dalam acara halal bihalal yang diadakan DPD HTI Jombang di Pesantren Tebuireng (9/7/13).

Gus Sholah juga menceritakan panjang lebar tentang perjuangan para ulama terdahulu dalam mendirikan negara republik Indonesia. Tebuireng sebagai basis perjuangan para ulama melawan penjajah. Ketika Pancasila menjadi dasar negara pun, ulama tidak keberatan untuk menghapus tujuh kalimat dalam butir sila pertama. Yaitu Dan Menjalankan Syariat Islam Bagi Pemeluknya, dihapus menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa.

Ketika publik khawatir kalau Gus Sholah dipengaruhi HTI, justru dalam forum itu adik kandung Gus Dur ini mengajak para warga HTI berpola pikir jernih. Ikut berjuang atas nama agama, negara dan kemanusiaan tanpa harus mendirikan sistem khilafah. Dikhawatirkan Indonesia yang berideologi Bhineka Tunggal Ika ini menuai banyak konflik seperti negara-negara di Timur Tengah.

“Saya tidak mendukung, juga tidak menolak Khilafah, karena saya tidak punya wewenang itu. Berwacana tentang khilafah silahkan, tetapi kalau bergerak mendirikan khilafah maka negara yang kan bertindak,” tutur Pengasuh Pesantren Tebuireng.

Sementara itu ketua HTI, Gus Junaidi At-Thoyyibi lebih banyak membicarakan tentang tokoh-tokoh pesantren yang pernah ia temui. Ia menyebut nama-nama pengasuh Pesantren Langitan, Pengasuh Pondok Sarang, Kempek Cirebon dan sebagainya. Sebelum kepemimpinan Gus Sholah, Gus Jun juga kerap ke Tebuireng menemui KH Yusuf Hasyim.

Pihaknya berharap Gus Sholah dan para pimpinan pesantren lainnya bergabung dalam HTI, sebuah kemustahilan. Karena Sejak dahulu, para ulama yang mendirikan pesantren senantiasa bersama-sama pemerintah membangun negara, bukan justru sebaliknya. (Atunk/Tebuireng/kw)

*Atunk adalah pewarta warga

LAZUARDI BIRU MEMBERI JUDUL

Di Depan Massa HTI, Gus Solah Tegaskan Tolak Pemikiran HTI

Dengan tegas Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Sholahuddin Wahid yang akrab disapa Gus Sholah menyatakan dirinya menolak paham Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di depan simpatisan HTI. Pernyataan itu dilontarkan pada acara halal bihalal DPD HTI Jombang di Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Sabtu (7/9).

“Saya tidak nyambung dengan pemikiran HTI, tetapi saya tetap berkawan,” ucapnya Gus Sholah.

3 Responses

  1. […] Halal bil Halal HTI di Tebuireng, Berita HTI Kesankan NU Dukung Paham HTI […]

  2. […] Halal bil Halal HTI di Tebuireng, Berita HTI Kesankan NU Dukung Paham HTI […]

  3. […] Halal bil Halal HTI di Tebuireng, Berita HTI Kesankan NU Dukung Paham HTI […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: