Senjata Kimia dan Oposisi Suriah

Penyelidikan PBB: Oposisi Suriah Gunakan Senjata Kimia

Selasa, 27 Agustus 2013, 14:10 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Hasil penyelidikan komisi PBB terhadap pelanggaran HAM di Suriah menyebutkan pasukan oposisi telah menggunakan senjata kimia dalam perang sipil dengan pasukan pemerintah.

Anggota Komisi Independen Penyelidikan PBB, Carla Del Ponte, mengatakan bahwa staf medis mengumpulkan data-data dari kesaksian para korban dan bukti di lapangan yang menunjukkan bahwa senjata kimia jenis sarin digunakan oleh pejuang oposisi.

“Penyelidik kami telah mewawancarai korban, dokter rumah sakit, dan terjun langsung ke lapangan. Sebuah bukti tak terbantahkan dari penggunaan gas sarin,” kata Del Ponte dalam wawancara di televisi Swiss-Italia.

“Senjata ini digunakan oleh oposisi, bukan oleh otoritas pemerintah,” tambahnya.

Del Ponte mengatakan penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk mendapatkan kesimpulan yang lebih akurat sehingga masyarakat internasional mengetahui keadaan yang sebenarnya di Suriah.
Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : http://www.mirajnews.com

http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/13/08/27/ms6fdw-penyelidikan-pbb-oposisi-suriah-gunakan-senjata-kimia

Oposisi Suriah Akui Gunakan Senjata Kimia
Minggu, 01 September 2013 09:36 wib

DAMASKUS – Anggota kelompok pasukan oposisi Suriah mengaku kepada Associated Press bahwa mereka berada di balik serangan yang menggunakan senjata kimia pada 21 Agustus 2013 lalu. Serangan itu menewaskan 350 jiwa.

Keterangan mengenai penggunaan senjata kimia oleh pasukan oposisi Suriah, didapatkan oleh kelompok Doctors Without Borders yang memeriksa keadaan warga di Ghouta, dimana sekira 350 warga tewas akibat serangan senjata kimia itu.

Setelah melakukan interogasi terhadap beberapa pihak termasuk dokter, warga Ghouta dan pasukan oposisi serta keluarganya, pihak Doctors Without Borders mendapatkan pengakuan mengenai penggunaan senjata kimia tersebut.

“Kelompok Doctors Without Borders menemukan bahwa serangan itu adalah bentuk kesalahan koordinasi dan ketidaktahuan dari pihak pasukan oposisi. Mereka tidak menyadari bahwa mereka memiliki senjata kimia,” lapor Associated Press, seperti dikutip dari The Examiner, Minggu (1/9/2013).

Kelompok kemanusiaan itu mendapatkan keterangan dari seorang warga yang mengaku bahwa anaknya membawa senjata kimia ke rumahnya. Putra dari warga Suriah itu dikabarkan tewas dalam serangan yang menggunakan senjata mematikan tersebut.

“Putra saya datang kepada saya menanyakan apa senjata yang dia bawa. Beberapa dari senjata itu berbentuk seperti tabung dan beberapa lainnya seperti botol kaca,” pengakuan seorang warga bernama Abdel-Moneim.

Sementara ketika ditanya, sebagian besar dari pasukan oposisi tidak mengetahui bahwa senjata yang mereka pegang saat itu adalah senjata kimia.

Meski ada pengakuan dari pihak pasukan oposisi, Pemerintah Amerika Serikat (AS) tetap dalam pendiriannya bahwa pasukan Presiden Suriah Bashar Al-Assad yang menggunakan senjata kimia itu. Sementara kalangan intelijen AS mengaku tidak tahu secara pasti yang menggunakan senjata kimia itu. (faj

http://international.okezone.com/read/2013/09/01/412/858860/oposisi-suriah-akui-gunakan-senjata-kimia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: