Rusia: Serangan AS Terhadap Suriah Bisa Sebabkan semakin ‘Suburnya terorisme’

Rusia pada hari Senin memperingatkan serangan militer terhadap Suriah akan menyebabkan “suburnya terorisme” di wilayah tersebut dan mendesak kepada konferensi perdamaian PBB untuk mengakhiri dua setengah tahun perang Suriah.

“Lebih dari itu, para politisi kami berbagi pendapat dan  perhitungan bahwa serangan militer Amerika akan menyebabkan gelombang terorisme, baik di Suriah dan negara-negara tetangga,” kata Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov setelah pembicaraan dengan rekannya dari Suriah Walid al-Muallem.

“Kemungkinan untuk solusi politik tetap terbuka,” kata Lavrov, dia menekankan bahwa sejawatnya dari Suriah telah meyakinkannya pada pembicaraan di Moskow bahwa Damaskus masih “siap untuk melakukan pembicaraan damai.”

Rusia dan Amerika Serikat Pernah Sepakat

Rusia dan Amerika Serikat sepakat pada bulan Mei untuk mengadakan konferensi perdamaian di Jenewa membawa semua pihak ke meja perundingan, tetapi gagasan itu jauh dari pelaksanaan di tengah ketegangan antara Moskow dan Washington.

“Kami benar-benar siap untuk mengambil bagian dalam konferensi Jenewa tanpa prasyarat,” kata Muallem. “Kami juga siap untuk dialog dengan semua kekuatan politik yang punya niat mendukung pembangunan kembali perdamaian di negara kita.”

Muallem juga mempertanyakan motif campur tangan AS di Suriah dan menuduh Obama mendukung ekstrimis Islam, menggambarkan perbandingan dengan serangan teroris terhadap Amerika Serikat pada 11 September 2001.

“Kami bertanya pada diri Obama bagaimana dia dapat… mendukung mereka yang dalam waktu dulu mereka meledakkan World Trade Center di New York,” katanya.

Lavrov menegaskan kembali keyakinannya bahwa serangan militer terhadap Suriah bisa menghancurkan kemungkinan memegang konferensi perdamaian.

“Kebanyakan spesialis politik dan perang percaya bahwa jika serangan Amerika terjadi kemungkinan untuk mengadakan konferensi perdamaian itu akan menjadi rusak,” katanya.

Lavrov mengungkapkan bahwa utusan Suriah di PBB – Liga Arab, Lakhdar Brahimi telah mengatakan kepadanya di sela-sela pertemuan G20 di Saint Petersburg pekan lalu bahwa ia berbagi tentang pandangan yang semacam ini.

(AFP, Reuters, al-akhbar – Islam Institute)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: