Partai An-Nur Salafy minta Bantuan Al Azhar terkait Amandemen UU di Mesir

Kemarin Rabu (18/9) delegasi Partai an-Nour Salafi Mesir bertemu dengan Grand Shaikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Thayib di kantor beliau, Masyekhah, untuk membahas persoalan amandemen konstitusi. Delegasi ini terdiri dari Dr. Yunus Makhyoun pimpinan partai, dan Jalal Murah sekjen partai, Sayed Khalifah wakil ketua, dan Abdullah Badr anggota Dewan Presiden.

Sumber dari dalam Al-Azhar menyebutkan bahwa kedatangan delegasi an-Nour ini untuk meminta Grand Shaikh agar utusan Al-Azhar di Komite 50 mendukung tetapnya identitas Islam di dalam konstitusi, untuk mencegah upaya beberapa kekuatan sipil dan anggota Komite yang ingin menghapus pasal 219 yang merupakan penafsiran dari pasal 2 UU. Sumber tersebut mengatakan kepada harian elwathan bahwa Dr. Yunus Makhyoun dapat melunak terkait pasal 219 jika ada amandemen pada pasal 2 dengan menghapus kata ‘prinsip’ sehingga teks UU menjadi: “Islam (sebelumnya, prinsip Islam, red) adalah agama negara dan bahasa Arab adalah bahasa utamanya, serta syariat Islam adalah sumber utama undang-undang.” Sumber tersebut juga menambahkan bahwa an-Nour meminta Grand Shaikh agar menghubungi Komite 50 karena melihat kedudukan beliau yang tinggi, untuk menafsirkan pasal 2, karena pihaknya takut kalangan sekuler dan liberal mengubah identitas Mesir.

Grand Shaikh Al-Azhar meminta agar partai an-Nour tetap bertahan di Komite 50 dan tidak mengundurkan diri. Grand Shaikh menegaskan bahwa undang-undang harus dibuat berdasarkan kesepakatan bersama dan mencerminkan seluruh keinginan rakyat Mesir. Al-Azhar akan senantiasa menjaga syariat Islam dan indentitas keislaman di dalam undang-undang, karena itu merupakan harga mati yang tak bisa ditawar lagi. Grand Shaikh juga menegaskan bahwa pasal 3 tidak boleh diamandemen, bunyinya adalah: “Prinsip-prinsip hukum rakyat Mesir dari kalangan Kristen dan Yahudi merupakan sumber utama perundangan yang mengatur status pribadi, urusan agama, dan memilih pemimpin spiritual mereka.” Sumber tersebut menunjukkan bahwa an-Nour juga sepakat pasal tersebut tidak diubah agar tidak membuka peluang bagi agama-agama non-samawi dan agar tidak terjadi kekacauan di kalangan masyarakat dengan memberi peluang kepada kalangan ateis, Syiah, Bahaiyah, dan semisalnya.

Redaktur: Mustaqim

http://www.mosleminfo.com/index.php/berita/internasional/terkait-amandemen-uu-nour-salafi-minta-bantuan-al-azhar/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=terkait-amandemen-uu-nour-salafi-minta-bantuan-al-azhar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: