Pengertian Jihad Sex, Apa itu Jihad Seks

Belakangan ini gencar pemberitaan mengenai “Jihad Sex”. Dikabarkan bahwa Sejumlah Wanita Tunisia Pulang Dalam Kondisi Hamil setelah melakukan Jihad Sex di Suriah / Syria.

Menteri Dalam Negeri Tunisia menuturkan adanya jaringan kriminal yang menipu para wanita tersebut dengan dalih menjalani jihad di Suriah. Sebanyak 86 orang yang terlibat dalam jaringan ini telah ditangkap.

“Wanita-wanita tersebut berganti-ganti antara 20, 30, dan 100 pemberontak dan mereka kembali menanggung buah hubungan seksual dalam nama jihad seksual dan kami hanya bisa diam tanpa melakukan apapun dan tetap diam,” ujar Lofti Bin Jeddo saat berbicara di hadapan Dewan Konstituen Nasional seperti dilansir Al Arabiya, Jumat (20/9/2013).\

sex jihad

sex jihad

.

ISTILAH “JIHAD SEX” MELECEHKAN
Istilah “Jihad Seks” atau “SEX JIHAD” sendiri sebenarnya menjadi sebuah bentuk pelecehan terhadap syariat Jihad didalam Islam yang suci. Sebab didalam Islam tidak mengenal istilah “Jihad Sex” yang notabene bentuk pelacuran terselubung mengatas-namakan Jihad. Oleh karena itu, “Jihad Sex” adalah bentuk kesesatan baru dan pengkaburan terhadap makna Jihad yang suci didalam Islam.’

.

APA ITU JIHAD SEX ?
Didalam Islam tidak dikenal istilah “Jihad Seks”, sehingga tidak ada pengertian pelacuran berselubung jihad tersebut.

Kalaupun mau direka-reka, maka ada beberapa kemungkinan yang dimaksud dengan “Jihad Sex” dalam pemberitaan tersebut

Pertama, kemungkinan pelacuran murni mengatas namakan Jihad, mereka melakukan sek di luar nikah alias perzinahan.

Kedua, kemungkinan adalah pernikahan sah ala Syi’ah sebagaimana biasa dikenal sebagai Nikah Mut’ah (Kawin Kontrak). Menurut Ahlussunnah wal Jama’ah, pernikahan semacam ini adalah terlarang (Haram), sehingga termasuk bentuk pelacuran/zina.

Ketiga, kemungkinan adalah pernikahan sah menurut Wahhabi, sebagaimana sekarang dikenal dengan Nikah Mis-yaar . Sebuah inovasi baru dalam hal pernikahan dan menjadi trend, khususnya dikawasan Timur Tengah. Pernikahan ini tidak memiliki dalil , tapi lebih merujuk pada budaya arab jahiliyah.

BACA : Wisata Seksual ala Wahabi

Nikah misyar (المسيار‎) adalah praktek pernikahan yang meniadakan kewajiban bagi suami untuk memberi nafkah. Praktek ini lazim dilakukan di Arab Saudi melalui fatwa dari Sheikh Abdul ‘Azeez ibn Abdullaah ibn Baaz . Walaupun sekilas hampir sama tapi ada perbedaan mendasar antara nikah misyar dan nikah mut’ah. Dalam nikah mut’ah tetap ada kewajiban nafkah & dibatasi waktu, sementara nikah misyar selain meniadakan kewajiban nafkah tapi menghalalkan hubungan suami istri juga tidak dibatasi waktu tertentu seperti nikah mut’ah.

.

“JIHAD NIKAH”

Adapun mengenai istilah “Jihad Nikah” sebaiknya tidak disamakan dengan istilah “Jihad Sex”. Sebab Sex dan Nikah tidaklah sama.

“Jihad Nikah” lebih baik diserukan kepada ‘BUJANGHIDIN’ agar berusaha menggenapkan separuh agamanya. Banyak akhwat yang menantimu wahai ‘BUJANGHIDIN’ , jangan sampai terjerumus pada perzinahan, apalagi Wahhabi dan Syi’ah. !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: