Samakah Manhaj Aqidah Hasan Al Banna dan Pengikut IM Saat Ini ?

Hasan al-Banna merupakan salah seorang pendiri Ikhwanul Muslimin, sebuah organisasi yang didirikan bersama kawannya pada bulan Dzulqa’dah 1347 H/1928 di kota Ismailiyah.

Hasan Al-Banna sendiri dilahirkan pada Ahad 25 Sya’ban 1324 (bertepatan dengan 14 Oktober 1906) di kota Mahmudiyah, sebuah kawasan dekat Iskandariyah. Nama lengkapnya adalah Hasan bin Ahmad bin Abdurrahman al-Banna. al-Banna berasal dari sebuah keluarga pedesaan kelas menengah. Keluarganya termasuk penduduk “negeri seribu menara” Mesir.

Hasan Al Banna dan IM KiniAkhir-akhir ini, tidak sedikit anggota dan kader Ikhwanul Muslimin, baik yang dari Indonesia, Malaysia dan negeri-negeri lainnya yang tidak mengetahui sejarah dan biografi pelopor dan pendiri Ikhwanul Muslimin tersebut. Sehingga kadangkala diantara mereka ada yang lepas dari manhaj pendirinya dan menyimpang jauh dari manhaj dan akidah yang dipegang oleh Hasan al-Banna. Tidak sedikit pula, diantara pengikutnya yang berpaham Wahhabi.

Untuk itu, perlu kiranya mengetahui manhaj Aqidah Hasan al-Banna. Apakah sama dengan pengikut mereka yang saat ini ataukah pengikutnya sebenarnya telah keluar dari manhaj aqidah pendiri IM tersebut ?. Berikut perkataan Hasan Al-Banna :

ونحن نعتقد أن رأي السلف من السكوت وتفويض علم هذه المعاني إلى الله تبارك وتعالي اسلم وأولى بالاتباع
“Kami bekeyakinan bahwa pendapat salaf yaitu mendiamkan dan menyerahkan pengetahuan makna-mana ayat (mutasyabihat) ini kepada Allah Ta’ala adalah lebih selamat dan lebih utama untuk diikuti”.[Risalah al-‘Aqaid]

Di akhir pembahasan, beliau menyimpulkan :

وخلاصة هذا المبحث أن السلف والخلف قد اتفقا على أن المراد غير الظاهر المتعارف بين الخلق،وهو تأويل فى الجملة واتفقا كذلك على ان كل تأويل يصطدم بالأصول الشرعية غير جائز،فانحصر الخلاف فى تأويل الالفاظ بما يجوز فى الشرع وهو هين كما ترى
“Kesimpulan pembahasan ini adalah sesungguhnya ulama salaf dan kholaf sepakat  bahwa yang dimaksudkan (dalam ayat shifat atau mutaysabihat) adalah bukanlah makna zahir yang dipahami antara manusia, ini disebut dengan takwil jumlah (takwil secara umum). Mereka juga sepakat bahwa setiap takwil yang bercanggah dengan asal-asal syare’at tidaklah boleh, maka perbedaan yang terjadi di dalam lafaz-lafaz itu berputar hanya pada sesuatu yang dibolehkan syare’at saja, dan ini adalah ringan sebagaimana engkau lihat “.[Risalah al-‘Aqaid]

Dari sini terlihat jelas bahwa akidah beliau metodenya sama persis dengan metode akidah Asy’ariyyah dan Maturudiyyah. Hal ini pun telah ditegaskan oleh seorang tokoh besar Ikhwanul Muslimin periode pertama yakni Sa’id Hawa sebagai berikut :

إنّ للمسلمين خلال العصور أئمتهم في الإعتقاد وأئمتهم في الفقه وأئمتهم في التصوف والسلوك إلى الله عزّ وجلّ فأئمتهم في الإعتقاد كأبي الحسن الأشعري وأبي منصور الماتريدي
“Sesungguhnya kaum Muslimin sejak masa-masa yang lalu para imam mereka di dalam akidah dan fiqih adalah para imam mereka di dalam tasawwuf dan suluk kepada Allah Ta’ala. Maka para imam mereka di dalam akidah seperti Abil Hasan al-Asy’ari dan Abu Manshur al-Maturudi” [aulat fil Fiiqhain : al-Kabir wa al-Akbar : 22]

Dia juga mengatakan :

وسلمت الأمة في قضايا العقائد لإثنين أبي الحسن الأشعري وأبي منصور الماتريدي
“Umat Islam ini telah menyerahkan urusan akidahnya pada dua tokoh yaitu Abul Hasan al-As’ari dan Abu Manhsur al-Maturudi “[Jaulat fil Fiiqhain : al-Kabir wa al-Akbar : 66]

 
Dari ulasan diatas, ternyata diketahui bahwa Hasan Al-Banna sebenarnya Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah). Periode-periode awal Ikhwanul Muslimin berpegang pada manhaj aqidah yang benar yaitu manhaj aqidah yang metodenya sama persis dengan metode akidah Asy’ariyyah dan Maturudiyyah.

Namun, jika kita bandingkan dengan kebanyakan pengikutnya masa kini, maka, sangat bertolak belakang dengan pendiri Ikhwanul Muslimin sendiri. Hal itu karena kebanyakan pengikut IM saat ini lebih mengadobsi pemikiran radikal seorang Sayyid Qutub dibandingkan dengan Hasan Al Banna. (*/)

Oleh : Ibnu Manshur
Sumber bacaan : Aswaja Reseach Group (Ust. Ibnu Abdillah Al Katibi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: