Inikah Klarifikasi DPP HTI Membolehkan Melihat Gambar Porno ?

Tulisan didalam situs Muslimedianews.com berjudul “Astaghfirullah DPP HTI Nyatakan Kebolehan Melihat Gambar Pornohttp://www.muslimedianews.com/2014/04/astaghfirullah-dpp-hti-nyatakan.html cukup menyita perhatian. Bahkan sampai-sampai hal itu ditanyakan kepada Jubir (Juru Bicara) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto.

Dalam tulisan itu disebut bahwa DPP HTI Syamsuddin Ramadhan membolehkan melihat gambar porno. Tapi meskipun menyatakan mubah, Syamsuddin Ramadhan tidak menganjurkannya, sebaliknya mendorong untuk menjauhinya. Mubah tapi dilarang ?.

Bagaimana tanggapan syabab HTI?

1. Tentu saja syabab-syabab HTI langsung mengatakan fitnah, walaupun mereka tidak tahu persoalannya. Sedangkan sebagian yang sudah tahu persoalannya, khususnya yang berteman dengan Syamsuddin Ramadhan di facebook, maka memilih diam. Syamsuddin Ramadhan pun sejak lama memilih diam terhadap apa yang pernah dia tulis.

2. Sebagian syabab HTI yang tidak tahu, langsung melakukan bantahan dengan menunjukkan fatwa Amir Hizbut Tahrir terkait Hukum Menonton Film di Bioskop dan Menonton Film Panas (Porno). Tentu saja tidak nyambung. Sebab didalam situs MMN adalah DPP HTI, bukan Amir HT dan tidak menyingung sedikitpun pendapat Resmi Hizbut Tahrir.

a. Amir Hizbut Tahrir

http://hizbut-tahrir.or.id/2009/12/02/soal-jawab-hukum-menonton-film-di-bioskop-dan-menonton-film-panas-porno/

Haram Menonton Film di Bioskop dan Menonton Film Panas part 1 Haram Menonton Film di Bioskop dan Menonton Film Panas part 2 Haram Menonton Film di Bioskop dan Menonton Film Panas part 3

Teksnya :

Soal Jawab : Hukum Menonton Film di Bioskop dan Menonton Film Panas (Porno)

(sumber : Situs Amir Hizbut Tahrir ; http://hizb-ut-tahrir.info)

Tanya : “Apakah dibolehkan memasuki bioskop untuk melihat film-film yang biasa/wajar? Kemudian apakah dibolehkan untuk melihat film-film “panas”, terkait dengan kenyataan bahwa yang dilihat adalah gambar, bukan tubuh manusia yang sebenarnya? Apa yang wajib dilakukan untuk menghadapi umat islam yang memasukinya, apakah harus menyeru dan melarang mereka, atau dibiarkan saja?”

Jawab : “Memasuki gedung bioskop untuk melihat film-film yang serius dan benar-benar bermanfaat itu boleh, dengan syarat tempat duduk kelompok putri terpisah dari tempat duduk putra, sebagai mana diharuskan dalam pertemuan-pertemuan dan seminar-seminar. Oleh karena itu hukumnya jaiz(boleh), dengan syarat terpisah antara kelompok pria dengan wanita (infishol).

Namun kebolehan ini kalau memenuhi syarat-syarat diatas.Meskipun boleh, lebih utama untuk ditinggalkan(tidak dilakukan) karena khawatir kalau-kalau mata melihat sebagian aurat dari para wanita yang hadir, juga karena khawatir kalau-kalau telinga mendengar hal-hal yang tidak baik dari para penonton yang ada di ruangan itu .

Adapun melihat pertunjukan film panas/porno, maka hal itu tidak dibolehkan meskipun yang dilihat itu hanyalah gambar, bukan tubuh yang sebenarnya. Itu karena kaidah syara’ dalam masalah ini adalah :

اَلْوَسِيْلَةُ إِلَى اْلحَرَامِ حَرَامٌ

“Sarana yang menghantarkan kepada perbuatan haram adalah haram.”

Tidak disyaratkan dalam kaidah ini bahwa sarana itu harus membawa kepada keharaman secara pasti(qot’iy), tapi cukup dengan dugaan kuat (غلبة الظن). Sementara pertunjukkan film-film seperti itu diduga kuat dapat membawa mereka yang hadir kepada tindakan haram, sehingga kaidah tersebut dapat diterapkan pada kasus ini. Maka dari itu, tidak boleh untuk menghadirinya (menontonnya) dan berdiam di dalamnya.

Mengenai tindakan apa yang perlu dilakukan syabab Hizb menghadapi umat Islam yang menghadiri pertunjukkan film tersebut, maka sesungguhnya sebagian besar orang yang menghadiri pertunjukkan film seperti itu adalah orang-orang yang jatuh dalam hura-hura (sampah masyarakat) dimana perintah dan larangan tidak lagi bermanfaat bagi mereka kecuali orang yang mendapat rahmat dari Rabnya. Maka dari itu, jika para syabab memiliki cara yang kuat, yang mampu menghalangi dan bijak, maka lakukanlah.

Dan mungkin maksud si penanya ini ada sebagian dari kerabatnya yang membuatnya sedih karena ia melihatnya sedang terjerumus dalam perilaku yang sakit ini, maka ia harus menjauhkannya dari kebiasaannya itu. Jika masalahnya memang demikian, maka ia harus memerintah dan melarangnya, serta memilih cara-cara yang sesuai (tepat), semoga Allah membimbingnya. Dan iapun dengan tindakannya itu berhak mendapatkan pahala, insya Allah dengan izin-Nya.

Kaum muslimin pada hari ini dikepung oleh berbagai keburukan dari segala penjuru karena lenyapnya khilafah mereka. Maka selayaknya bagi umat Islam untuk tidak menyisihkan waktu luang lagi meski untuk sekedar melakukan hiburan yang bersifat mubah, lantas bagaimana jika dia menggunakannya untuk hiburan yang haram? Wal ‘iyaadzu billaah.

Sesungguhnya wajib bagi kalian, ayyuhal ikhwah, untuk menghadapi umat Islam dengan sikap yang kuat, meski tetap dengan bijaksana, untuk menasehati mereka agar memenuhi waktu mereka dengan berbagai perbuatan baik, keuletan dan kesungguhan dalam beramal untuk mengembalikan khilafah, dan menyelamatkan umat dari keburukan-keburukan ini”.

(Dijawab oleh Amir Hizbut Tahrir Syaikh Atho’ Abu Rusytah pada tanggal 10 Oktober 2006. http://hizb-ut-tahrir.info/arabic/AmrDoc/pdf/Ajwebah-101006.pdf)

b. Shiddiq Al Jawi (ustadz HTI)

https://kangudo.wordpress.com/2013/07/23/hukum-menonton-film-porno/

Hukum Menonton Film Porno
Oleh : K.H M. Shiddiq Al Jawi

Tanya :
Ustadz, apa hukumnya nonton film/video porno?

Jawab :
Film porno adalah gambar bergerak yang bertujuan untuk membangkitkan nafsu seksual penontonnya yang umumnya menampilkan adegan aktivitas seksual. Film porno secara umum dibagi dua kategori, softcore dan hardcore. Softcore adalah yang tidak menampilkan adegan seksual secara vulgar (misal penetrasi), sedang hardcore menampilkan secara vulgar. Film porno dijualbelikan dan disewakan dalam bentuk DVD, dipertunjukkan lewat internet, atau saluran TV khusus, layanan bayar tiap nonton (pay-per-view) lewat kabel dan satelit, juga lewat bioskop dewasa. (en.wikipedia.org).

Menurut Syaikh ‘Atha` Ibnu Rusytah, menonton film porno hukumnya haram, meski itu hanya gambar dan bukan kenyataan yang sebenarnya.  Dalilnya kaidah fiqih : al-wasilah ila al-haram (Segala sarana yang mengakibatkan keharaman, hukumnya haram). Menurut beliau, pengamalan kaidah ini tidak mensyaratkan sarana itu akan mengakibatkan keharaman secara pasti, tapi cukup ada dugaan kuat (ghalabatuzh zhann) sarana itu akan mengakibatkan keharaman. Pada umumnya, film porno akan mendorong penontonnya melakukan keharaman, semisal zina. Maka kaidah fiqih tersebut dapat diberlakukan untuk kasus ini sehingga hukum menonton film porno adalah haram. (Ajwibah As`ilah, 10/10/2006).

Syaikh Ziyad Ghazzal juga menegaskan keharaman menonton film porno dalam kitabnya Masyru’ Qanun Wasa`il al-I’lam, hal. 75. Dalilnya sabda Rasulullah SAW,”Kedua mata dapat berzina, dan zina keduanya adalah melihat. Kedua telinga dapat berzina, dan zina keduanya adalah mendengar. Lidah zinanya dengan bicara. Tangan zinanya dengan menyentuh. Kaki zinanya dengan melangkah. Hati zinanya dengan berhasrat dan menginginkan. Dan kemaluan akan membenarkan atau mendustakannya.” (HR Muslim).

Syaikh Ziyad Ghazzal menjelaskan wajhul istidlal (cara penarikan kesimpulan hukum) dari hadits tersebut sebagai berikut. Kalau zina telinga yang diharamkan itu dengan mendengarkan cerita tentang zina, maka lebih-lebih lagi kalau melihat gambar orang berzina. Karena melihat gambar orang berzina lebih jelas dan lebih besar pengaruhnya ke dalam jiwa daripada sekedar mendengar cerita zina. Maka melihat film porno hukumnya haram. (Ziyad Ghazzal, Masyru’ Qanun Wasa`il al-I’lam, hal. 76).

Dikecualikan dari keharaman ini, pihak-pihak yang mempunyai keperluan syar’i (hajat syar’iyah), yaitu keperluan yang dibenarkan hukum syariah. Misalnya, polisi (syurthah), atau hakim (qadhi) yang akan menjatuhkan hukuman untuk pelaku suatu film porno. Dalam kondisi seperti ini, boleh hukumnya pihak-pihak tersebut melihat film porno dalam rangka pemeriksaan.

Dalilnya adalah hadits dan Ijma’ Shahabat. Diriwayatkan ketika Nabi SAW mengangkat Sa’ad bin Muadz sebagai hakim untuk menghukum mati kaum lelaki Yahudi Bani Quraizhah, Sa’ad telah membuka sarung mereka untuk mengetahui mereka sudah dewasa atau belum. (HR Al-Hakim dan Ibnu Hibban). Pada zaman Khalifah Utsman, seorang lelaki pencuri yang tertangkap. Khalifah Utsman memerintahkan para sahabat untuk melihat aurat di balik kain sarungnya. Ternyata rambut kemaluan pencuri itu belum tumbuh sehingga dia tak jadi dipotong tangannya. (HR Baihaqi). Hal ini diketahui para shahabat dan tak ada yang mengingkarinya sehingga terwujudlah Ijma’ Shababat. (Taqiyuddin an-Nabhani, an-Nizham al-Ijtima’i fi al-Islam, hal. 40).

Dalil-dalil ini membolehkan melihat aurat jika ada keperluan yang dibenarkan syariah. Kalau melihat aurat dibenarkan, maka melihat gambar aurat seperti film porno juga diperbolehkan, jika ada keperluan yang dibenarkan syariah, seperti pemeriksaan oleh hakim. Wallahu a’lam

3. Sebagian syabab HTI menanyakan langsung kepada Jubir HTI Ismail Yusanto via Twitter. Ismail Yusanto menyatakan tidak tahu dan mengatakan bahwa pendapat HT, haram melihat gambar porno. Tentu saja ini juga tidak nyambung, sebab yang menulis artikel adalah Syamsuddin Ramadhan (DPP HTI) kok diklarifikasi ke Ismail Yusanto ?. Salah orang!!!

Klarifikasi Ismail Yusanto via Twitter tidak nyambung

Bertanya : sadaruddiin ‏@sadaraja 4h

@ismailyusanto mhn klarifikasi ustd~》DPP HTI Nyatakan Kebolehan Melihat Gambar Porno- Media Islam | Voice of Muslim: http://www.muslimedianews.com/2014/04/astaghfirullah-dpp-hti-nyatakan.html

Menjawab: M. Ismail Yusanto ‏@ismailyusanto 2h

@sadaraja saya sdh baca situsnya, tdk dijelaskan di mana ust syamsuddin nyatakan itu. Yg jelas, HT berpendapat haram melihat gambar porno

 

 UPDATE
Faktanya DPP HTI justru mengakui sendiri bahwa itu tulisannya

1. DPP HTI Syamsuddin Ramadhan Nyatakan Kebolehan Melihat Gambar Porno | http://www.muslimedianews.com/2014/04/astaghfirullah-dpp-hti-nyatakan.html

2. Sempat berusaha lempar tangan, akhirnya mengakui tulisan “Fatwa Pornonya” | http://www.muslimedianews.com/2014/04/dpp-hti-akui-berfatwa-kebolehan-melihat.html

3. Felix Y. Siauw, muallaf yg ikut HTI sjk 2002 ini ikutan bela “Mufti Porno” | Dan menyebarkan fitnah http://www.muslimedianews.com/2014/04/felix-siauw-felix-yanwar-hti-berdusta.html

4.  [Dokumentasi] Syabab HTI Fatih Mujahid Klarifikasi ‘Fatwa Nyleneh’ DPP HTI dan Upaya Klarifikasi Syabab HTI di Facebook?. 

5. Klarifikasi ‘Fatwa Porno’ Menelanjangi Ustadz dan Syabab Hizbut Tahrir Indonesia

11 Responses

  1. Dalam setiap pengajian di lingkungan kami Hizbut tahrir cilacap, ustad2 penceramah selalu menganjurkan dan tidak melarang menonton. Bahkan dapat pahala. Kira2 apa ada yang protes??? Toh ana warga HTI kalaupun dosa, kami tanggung sendiri…. Kenapa antum yang bingung???

  2. http://matanbjm.wordpress.com/2014/04/29/146/
    matanbjm.wordpress.com
    KLARIFIKASI USTADZ SYAMSUDDIN RAMADHAN (VIA SMS) KE SAYATERKAIT TULISAN DI SALAH SATU MEDIA ONLINE

  3. […] Muslimedianews.com ~ Dipublikasikannya ulasan ‘fatwa nyleneh’ DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) “KH” Fathiy Syamsuddin Ramadhan An Nawiy  yang menghukumi mubah (boleh) melihat gambar atau foto porno mengundang respon dari berbagai pihak, khususnya dari kalangan syabab HTI sendiri. (Baca: Astaghfirullah DPP HTI Nyatakan Kebolehan Melihat Gambar Porno). Mereka (Syabab HTI) ramai-ramai mencemo’oh dan menuduh tulisan tersebut sebagai suatu fitnah dan kebohongan. Upaya untuk membantah adanya ‘fatwa nyleneh’ DPP HTI itupun dilakukan oleh beberapa pihak yang tidak terima dengan kenyataan (fakta) tersebut. Akhirnya, justru mereka (syabab HTI) yang ramai melakukan fitnah dan serangan membabi buta terhadap media yang mempublikasikannya, kecuali mereka yang diam karena mengetahui adanya ‘fatwa nyleneh’ tersebut. Sebagian mereka berusaha membantah menggunakan publikasi resmi situs HTI (hizbut-tahrir.or.id) berupa tanya jawab tentang hukum menonton film di bioskop dan menonton film porno, yang dijawab oleh Amir HTI Atho’ Abu Rasytah. Sebagian lainnya, bahkan menanyakan langsung kepada Juru Bicara (Jubir) HTI Ismail Yusanto via Twitter. Ismail Yusanto dalam akun twitternya mengaku tidak tahu dan memberitahukan bahwa pendapat HT adalah haram. (Baca blog: Inikah Klarifikasi DPP HTI Membolehkan Melihat Gambar Porno ?). […]

  4. […] Muslimedianews.com ~ Dipublikasikannya ulasan ‘fatwa nyleneh’ DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) “KH” Fathiy Syamsuddin Ramadhan An Nawiy  yang menghukumi mubah (boleh) melihat gambar atau foto porno mengundang respon dari berbagai pihak, khususnya dari kalangan syabab HTI sendiri. (Baca: Astaghfirullah DPP HTI Nyatakan Kebolehan Melihat Gambar Porno). Mereka (Syabab HTI) ramai-ramai mencemo’oh dan menuduh tulisan tersebut sebagai suatu fitnah dan kebohongan. Upaya untuk membantah adanya ‘fatwa nyleneh’ DPP HTI itupun dilakukan oleh beberapa pihak yang tidak terima dengan kenyataan (fakta) tersebut. Akhirnya, justru mereka (syabab HTI) yang ramai melakukan fitnah dan serangan membabi buta terhadap media yang mempublikasikannya, kecuali mereka yang diam karena mengetahui adanya ‘fatwa nyleneh’ tersebut. Sebagian mereka berusaha membantah menggunakan publikasi resmi situs HTI (hizbut-tahrir.or.id) berupa tanya jawab tentang hukum menonton film di bioskop dan menonton film porno, yang dijawab oleh Amir HTI Atho’ Abu Rasytah. Sebagian lainnya, bahkan menanyakan langsung kepada Juru Bicara (Jubir) HTI Ismail Yusanto via Twitter. Ismail Yusanto dalam akun twitternya mengaku tidak tahu dan memberitahukan bahwa pendapat HT adalah haram. (Baca blog: Inikah Klarifikasi DPP HTI Membolehkan Melihat Gambar Porno ?). […]

  5. kami hanya ingin menempatkan sesuatu pada tempatnya,…… kalo ust syamsuddin layak mendapatkan perlakuan adil maka harus dibela jika tidak ya tidak harus dibela,…. toh mantan ketua DPP HTI Ir. Muhammad Al-Khaththath pun dikeluarkan dari HT,…… juga situs muslimedianews.com telah menyebarkan pendapat lama Ust. Syamsuddin Ramadhan dan sekarang PENDAPAT BELIAU ADALAH MENGHARAMKAN MELIHAT GAMBAR PORNO sebagaimana PENDAPAT HT,…. jadi situs muslimmedianews.com sudah menyebarkan FITNAH,……… http://www.banuasyariah.com/…/Ini-Klarifikasi-Ustadz… …….. hal tersebut mungkin saja karena buku Ust. Syamsuddin Ramadhan yang berjudul PANDUAN LURUS MEMAHAMI KHILAFAH ISLAM MENURUT KITAB KUNING sudah merangsek ke seluruh pelosok negeri sehingga semakin menambah dukungan bagi perjuangan penegakkan syariat Islam,… menyebakan orang-orang yang tidak suka KHILAFAH Islam ingin membunuh karakter beliau,….. bersamaan dengan membunuh karakter HTI……… Sungguh hanya kepada Allah sajalah kami bergantung dan memohon pertolongan,….. jika perjuangan ini benar Ya Allah tolong beri pertolongan dan sukseskan,…. jika perjuangan ini salah tolong luruskan perjuangan ini,…..aamiin…… #IndonesiaMilikAllah

    • Bagaimana bisa sesuatu yg nyata terjadi dikategorikan dlm fitnah. Berhati hatilah dalam menilai sesuatu. Wallahualam Bishawab.

  6. […] Sebagian mereka berusaha membantah menggunakan publikasi resmi situs HTI (hizbut-tahrir.or.id) berupa tanya jawab tentang hukum menonton film di bioskop dan menonton film porno, yang dijawab oleh Amir HTI Atho' Abu Rasytah. Sebagian lainnya, bahkan menanyakan langsung kepada Juru Bicara (Jubir) HTI Ismail Yusanto via Twitter. Ismail Yusanto dalam akun twitternya mengaku tidak tahu dan memberitahukan bahwa pendapat HT adalah haram. (Baca blog: Inikah Klarifikasi DPP HTI Membolehkan Melihat Gambar Porno ?). […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: