“NU Asli” dan “NU Palsu” versi Syabab Hizbut Tahrir

” Semakin terbuka kedoknya NU palsu yg tidak memperjuangkan Islam “, begitulah yang dikatakan aktifis Hizbut Tahrir (www.facebook.com/nursjamsi) di kolom komentar NU Online.
NU palsu dan NU Asli 2
Ia bersama organisasinya merasa memperjuangkan Islam, seolah-olah NU harus belajar dan bersama mereka. Memang itulah keinginan mereka. Ia mungkin ‘amnesia’, bahwa NU berjuang untuk Islam dan NKRI ini tidak hanya dengan slogan-slogan semata tapi dengan tetesan darah. Jadi, NU tidak perlu di ajarkan syabab-syabab HTI soal perjuangan.

Istilah ‘NU Palsu’ yang dilontarkan syabab HTI bukan karena NU yang tidak memperjuangkan Islam, sebab NU lebih paham Islam dan lebih paham memperjuangkan Islam daripada mereka. Mereka melontarkan istilah tersebut hanyalah sebagai propaganda semata, sebab yang dmaksud mereka adalh yang tidak berjuang se-garis dengan mereka. Propaganda untuk memecah belah ini adalah cara musuh Islam yang sesungguhnya.

“Ini asli yg dibilang KEBAKARAN JENGGOT… “. Sebenarnya ia sendiri yang kebakaran jenggot dengan berkomentar seperti itu. Aktifis HTI sering kagetan bila menemukan hal-hal yang kontra terhadap mereka. Maunya mereka, orang lain diam, mereka bebas melakukan apapun. Saat pihak lain bersuara, mereka ‘shock’.

“Masa’ kan adanya gerakan Islam malah dijadikan tantangan…. Seharusnya malah dibantu dong. Jangan malah terbalik sbgman Banser membantu pengamanan malam natal dan tahun baru terhadap umat Kristiani…”

Perjuangan Islam memang harus dibantu, inilah yang dilakukan NU, yaitu memperjuangan Islam yang rahmatan lil-Alamin. Tidak hanya bagi umat Islam, tapi bagi seluruh penduduk Indonesia. Sebagaimana Rasulullah dahulu, tidak hanya bagi kaum muslimin, bahkan juga Yahudi dan Majusi.

Perjuangan Islam memang harus dibantu, tapi Islam yang mana ? Islam memang satu, tapi pemahaman terhadap Islam banyak, melahirkan sekte dan kelompok-kelompok, salah satunya kelompok Hizbut Tahrir (partai), kelompok keagamaan transnasional di luar paham ahlussunnah wal jama’ah.

Yang seperti ini (HTI) tetap perlu dibantu, tapi bantu di-do’akan agar kembali ke jalan yang benar dan bantu dengan nasehat-nasehat .

Situs NU ONline : http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,44698-lang,id-c,nasional-t,Munculnya+Gerakan+Islam+Militan+Menjadi+Tantangan+NU-.phpx?fb_action_ids=10202208209223533&fb_action_types=og.comments

Link Syabab HTI https://www.facebook.com/nursjamsi/posts/10202208209223533:0

 NU palsu dan NU Asli 3

9 Responses

  1. Ya klo benar knp NU tidak memperjuangkan syariat Islam Kaffah?

  2. Mana bukti nyata bahwa Nu mendidik Umat dgn Islam Kaffah?

  3. HTI iku mirip orang buta yg baru kenal gajah, yg di pegang kuping gajah kemana-mana berpidato gajah mirip kipas(karena yg mereka pegang kupingxa)

  4. sehingga bagi orang yg belum kenal gajah mereka menyesatkan sedangkan bagi orang yg sudah mengenal gajah mereka ditertawakan

  5. Kalau logika yg komen diatas berarti lebih baik gak kenal gajah ketimbang kenal, indonesia toleran bukan karena islam tapi karena keluhuran mayoritas manusianya. Islam itu datang untuk mengurus bangsa bangsat dunia seperti arab dan bangsa2 lainnya.

  6. sebaiknya seluruh umat islam kembali ke pada ajaran rosululloh yg satu kepemimpinan dan kepemimpinan [kekalifahan ] yg dibangun dengan jalan ketakwaan bukan dibangun dengan perebutan intrik saling bunuh membunuh dan kekalifahan yg di bangun spt ini hanyalah torekot dan kekalifahan tdk pernah putus sampai hari ini sedangkan kekalifahan usmaniyah abasiah dan umayah dibangun bukan berdasarkan ketakwaan tp dengan jalan kekerasan sedangkan kekalifahan torekot di pimpin oleh seorang sulthon aulia ghoust hadzazaman yg perkara baeat diserahkan untuk masing masing mursit torekot sedangkan pengganti rosululloh setiap zaman ya wali kutub tadi dan setiap nabi dan rosul [ wali kutub sbg pengganti rosullulloh di setiap zamanya ] tdk lah mesti jadi raja[ kalifah dohiriyah jadi sebaiknya selain torekot membubarkan diri untuk bergabung ke torekot mana yg di sukai dan yg kuwalitifait karena torekot belom pernah putus tentang sanat sanat kekalifahan [ mursit ] sam pai hari ini sedangkan selain torekot sudah putus dan pembetukanya bertentangan dengan perintah rosululloh sedangkan kalo ditinjau hadis hadis nabi jelas dan gamblang bahwa torekotlah yg paling benar ditinjau dari terangkatnya kalifah [ wali ghoust ] sedangkan siapa membetuk kekalifahan yg ke 2,ke 3 maka wajib dibunuh dan siapa yg putus kekalifahan dan tiada baeat dan ke taatan dan lari dari itu walo sejengakal maka mati kafir jahiliyah tapi sayang orang sareat malah menyesat nyesatkan dan membitah bitahkan sedangkan wali ghoust hadzazaman pertama kali ya sayidina hasan cucu baginda rosululloh tentang tawasul itu adalah bentuk ketawaduan dan ketaatan murit terhadap mursinya sedangkan dlm hadist walo ibadahnya puasanya sodakohnya dan hajinya baik kalo tdk ada baeat dan ketaatan bahkan walo lari sejengkal mati dlm keadaan kafir jahiliyah ini jelas menjadi bukti yg sangat nyata

  7. sebenarnya lihatlah ustat ustat jaman sekarang lebih pandai dari sahabat rosululloh abu bakar umar usman dan sayidina ali bin abi tholib mereka lebih banyak tahu tentang hukum hukum islam yg terdapat dlm hadis tp kerusakan umat makin parah disebabkan jauh dari haliyah para sahabat karena sesungguhnya ustat ulama kyai itu membawa panjai panji nur alloh apabila mereka mengamalkan pengetahuanya tapi sekarang pengetahuan dianggap ilmu bagi orang torekot lebih baik pengetahuan sedikit tapi dijalankan dan ketaatan ketawaduan lebih penting dari pd pengetahuan ingat ilmu itu = pengetahuan dijalankan istikomah iklas inlah namanya ilmu kalo pengetahuan orang kafir aja bisa tau isi kitab kitab hadis dan yg dijalankan orang orang torekot itulah kebenaran sejati sekarang banyak orang tahu dan banyak yg ngeyel karena pengetahuanya ingatlah walo ibadahnya sodakohnya puasany hajinya ilmunya baik dan sempurna kalo tdk ada kepemimpinan baeat ketaatan dan ketawadukan maka sia sialah itu semua bahkan lari sejengkal saja mati kafir jahiliyah kembalilah ke jalan yg diridhoi Alloh dan rosul dan ridhonya ghoust hadzazaman dan ridhonya mursit inilah jalan satu satunya diantara 72 golongan umat islam

  8. dan yg utama torekot sadzaliyahqodiriyah yogyakarta tdk begitu mudahnya dlm mengangkat seorang mursit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: