Ramai-Ramai Fitnah Daulah Islamiyah ?

Ramai-Ramai Fitnah Daulah“Mari Ramai-Ramai Fitnah Daulah Islam”, begitulah judul dari artikel yang ditulis simpatisan ISIS (Islamic State of Iraq and Sham) di Kompasiana http://politik.kompasiana.com/2014/08/04/mari-ramai-ramai-fitnah-daulah-islam-678045.html. Tulisan ini cukup menarik untuk di komentari:

Pertama, ISIS dianggap sebagai Daulah Islamiyah atau Khilafah Islamiyah. Sedangkan sampai saat ini tidak ada yang mengakui ISIS sebagai sebuah negara, kecuali ISIS sendiri. Sebab ISIS hanyalah kelompok / gerakan radikal yang  mengatasnamakan Islam di Irak dan Syria yang saat ini membuat kekacauan dan pertumpahan darah di belahan kedua negara tersebut.

Jangankan oleh kalangan Ahlussunnah Waljama’ah (non-Wahhabi), bahkan oleh kalangan Wahhabi, bahkan oleh Wahhabi garis geras, Khilafah ISIS tersebut ditolak . Tidak hanya itu, ISIS juga dituduh sebagai rekayasa Syi’ah oleh Majelis Mujahidin. (BACA: Majelis Mujahidin sebut Khilafah ISIS Sesat dan Rekayasa Syi’ah)

Kedua, dikatakan bahwa ISIS memerangi Syi’ah. Hal ini adalah kebohongan, sebab kanyataannya ISIS memerangi semua yang tidak sependapat dengan kelompoknya. Bukan hanya Syi’ah yang dibunuh ISIS, tetapi juga kaum Sunni yang menolak mereka pun dibunuh, kaum Sunni yang dituduh sebagai Syi’ah, dituduh ahli bid’ah, dituduh musyrik, dan sejenisnya pun dibunuh. Bahkan sesama kelompok ekstrimis pun mereka bunuh.

Maka tidak heran bila di Indonesia, kelompok Arrahmah.com menolak ISIS, bertolak belakang dengan Al Mustaqbal Channel, media yang disebutkan oleh penulis Kompasiana tersebut. ISIS juga ditolak Hizbut Tahrir meskipun sama-sama memperjuangkan Khilafah. Bedanya Hizbut Tahrir tidak diakui sebagai pejuang Khilafah oleh ISIS.

BACAAN TERKAIT :

Inilah Surat Pernyataan MUI Pusat Terkait Khilafah ISIS

Teks Lengkap:

Mari Ramai-Ramai Fitnah Daulah Islam

4 August 2014 | 22:36

Sudah banyak fitnah, hujatan serta hinaan kepada Daulah Islam. Mereka melakukan berbagai tuduhan tanpa dasar dikarenakan sumber dari media-media anti terhadap tegaknya syariat Islam. Media tersebut adalah media pro barat yang tentunya memang tidak pernah ingin seluruh umat muslim bersatu.

Sebagai seorang yang pintar dan mahir dalam menggunakan internet sudah pasti bisa membedakan mana berita propoganda dan fitnah mana yang tidak. Sayangnya media-media Indonesia dimiliki oleh kaum-kaum yang memang anti terhadap tegaknya syariat. Mereka takut jika Syariat Islam tegak para koruptor kehilangan tangan mereka, pemilik telivisi dan para artis tidak bisa lagi memamerkan pakaian erotis dan bahasa vulgar yang merusak moral umat. Mereka takut tidak bisa lagi membuat sinetron dan film perusak umat dan generasi Islam masa depan.

Itulah mengapa mereka berbondong bondong memfitnah dan mempropoganda Daulah Islam yang ingin menegakkan Syariat Islam secara Kaffah. Ketakutan mereka sebenarnya mendasar karena itu adalah mata pencaharian mereka meskipun harus merusak generasi umat Islam. Sadarlah wahai umat kita sudah dibodohi diberbagai bidang. Seluruh sumber daya alam kita yang harusnya untuk umat dijual kepada asing, pendidikan kita menjauhkan kita dari aqidah Islam kita, budaya kita mengajarkan hal-hal yang jauh dari tuntunan agama,  Ekonomi kita digiring menjadi seorang yang rakus dengan transaksi transaksi riba dan memonopoli hajat hidup orang banyak, hukum kita tumpul hanya memihak kepada pejabat dan koruptor bebas melenggang begitu saja padahal sudah menyengsarakan rakyat, acara televisi dan media memberikan mudhratan dan pembodohan kepada kita dan anak-anak kita.

Masih percayakah anda dengan sistem buatan dan hukum buatan manusia ? Sesungguh hukum Allah yang paling baik dan paling Adil. Jadi dimanakah letak kesalahan Daulah yang memerangi syiah di Irak dan Suriah yang sudah membunuh umat Islam, dimanakah salah mereka jika mereka membunuh orang-orang yang juga membunuh saudara mereka seaqidah. Syiah itu sesat mereka membenci Abu Bakar, Umar, Usman, Aisyah, mereka menyembah dan menciumi kuburan dan apakah salah jika Daulah Islam mengahancurkan Kuburan yang dijadikan berhala oleh para Syiah tersebut ? Jangan mudah terprovokasi oleh media barat yang pro Yahudi dan syiah.

Mari bertabbayun saudaraku, Daulah sudah memberikan konfirmasi atas segala fitnah dan tuduhan melalui media centernya, Sudah ada Al Mustaqbal Channel dan Al Hayat Media Center yang memberikan gambaran kepada masyarakat Indonesia apa yang sebenarnya terjadi disana  dan kabar-kabar terbaru di Daulah Islam. Janganlah kalian memfitnah dan mengikuti fitnah tanpa dasar dari kroni Yahudi dan Syiah.

Jangan berpikiran Daulah Islam kejam kepada non muslim karena mereka dilindungi selama mereka membayar jidzyah yang notaben nilainya lebih kecil daripada zakat dan disesuaikan dengan kemampuan warganya. Semoga Fitnah-fitnah itu dikembalikan kepada mereka yang suka memfitnah para mujahid yang berperang membela Agama Allah dari mereka yang sewenang wenang kepada kaum muslim.

Semoga Allah memudahkan urusan agama Islam dan umatnya.

http://politik.kompasiana.com/2014/08/04/mari-ramai-ramai-fitnah-daulah-islam-678045.html

8 Responses

  1. Wahai saudaraku…berhati-hatilah terhadap fitnah akhir jaman, dimana seseorang pada paginya masih beriman akan tetapi sore harinya telah menjadi kafir, sore harinya masih beriman akan tetapi pagi harinya telah menjadi kafir. Karena mulut-mulut mereka telah berdusta atas nama agama dan mereka berdalil hanya menuruti hawa nafsu dan keinginan penguasa (ulama suu), tetaplah kebenaran dan yang hak akan menang walau seluruh manusia menghujat, menghina, melecehkan, memfitnah, mempropaganda bahkan bersatu hendak memadankan cahaya kebenaran, akan tetaplah cayaha itu taka akan mampu dipadamkan, bahkan cahayanya lebih terang yang pada akhirnya orang-orang dungu, munafik dan kafir terlempar dalam kehinaan dan tiada penolong. Wahai saudaraku…sadar dan bersatulah dalam kesabaran dan tawakal pada Allah SWT, dan jadikan Rosululloh suri tauladan yang baik, sebagaimana yang telah dicontohkan. Dan selidikilah dengan teliti setiap kabar yang datang, sebelum menyesal akan ucapan dan tuduhan yang kita lontarkan pada saudara sesama muslim. Ketahuilah Al Marhamah Kubro segera datang..dipihak manakah saudaraku akan berperang.

  2. Nabi Muhammad membuat Piagam Madinah untuk mengatur kehidupan orang Muslim, yahudi, kafir dan lain2 untuk hidup rukun.piagam Madinah adalh di buat Nabi berdasarkan pedoman Al Qur’an. Klo peraturan itu di buat manusia berpedoman, berdasarkan orang yg, memahami, menghayati dan menjalani isi Al Qur’an itu bagus tapi klo yang tidak memahami, menghayati dan menjalani isi Al Qur’an bisa jadi salah tafsir dan berakibat fatal.
    Klo Allah menghendaki bisa saja sejak dahulu seluruh bangsa di buat muslim semua.Hukum Allah yg paling adil daripada hukum manusia yaitu Al Qur’an pedoman hidup manusia. Tapi klo kita tidak memahami isi atau salah tafsir Al Qur’an akan menjadi sebaliknya

    • PIAGAM MADINAH HANYA BERTAHAN 7 BULAN DARI 7 TAHUN YG DISEPAKATI…..DAN KESEPAKATAN TELAH DILANGGAR…..MAKA RASULULLAH SAW MEMERANGI MEREKA ORG2 KAFIR………….!!!!

      RASULULLAH SAW MEMIMPIN NEGARA BERDASARKAN AL-QURAN DAN TIDAK PERNAH MEMBUAT “HUKUM” SENDIRI………….!!!!!

    • ANDA TIDAK MEMPELAJARI SEJARAH “MENGAPA IS” BISA MUNCUL
      DI SURIAH (SYAM) & IRAQ……………..???

      APA YG TERJADI DI NEGARA ITU………….???

      APA YG TERJADI DG AHLU SUNNAH (SUNNI) DI NEGARA ITU…….???

      SIAPAKAH PEMERINTAH YG MEMERINTAH DI NEGARA SURIAH & IRAQ……….???
      (semua pemerintahan di kuasai oleh SYIAH RAFIDHAH & NUSYAIRIYAH)

      pelajari sejarah bung………….OK ???

      MASIH MAU BERDAMAI……….????

      QISHAH & JIHAD FISABILILLAH ADALAH JALAN YG TERBAIK…..!!!!

  3. bener juga ya’,.. Firman Allah dlm al quran juga yg berbunyi’,.(‘maaf saya bukan ulama),. Kira2 begini,. ‘barang siapa yg mengambil hukum’ selain hukum Allah’ maka sia sialah amalnya, dan di akhirat dia termasuk orang2 yg rugi,..’
    andainya isis sesat, lebih sesat lagi.. ‘maaf’ mungkin orang2 yg ada di negeri ini, lebih jauh sesatnya’.. Jika hisbutahir punya rencana mendirikan khilafah’,. Trus berdemo di depan gedung ‘MPR'(merengek minta khilafah) maka hasilnya’,.. Basah kuyup’ ditembak ‘watercannon’,. Ckckck..
    Kayanya indonesia perud kenyang’, ulama di panggil,… Pulang bw amplop’ blum lagi,.’ yg ngejaga tempat maksiat ‘TNI ama Polisi’,. Makin melengkapi negeri ini jauh dari TUHAN

    • Tentang Hukum Syariat Islam, Pemimpin Thoghut, dan Ulama Suu’ :

      QS Al-Maa’idah ayat 44 :
      Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit.
      Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah,
      maka mereka itu adalah orang-orang yang KAFIR.

      QS Al-Maa’idah ayat 50 :
      Apakah hukum Jahiliyah (buatan manusia) yang mereka kehendaki, dan
      (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi
      orang-orang yang yakin (beriman) ?

      QS Al-Mumtahanah ayat 10 :
      Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya di antara kamu.
      Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

      QS Al-A’raf ayat 182-183 :
      “Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami (Al-Qu’ran & As-Sunnah),
      akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (kearah kebinasaan),
      dengan cara yang tidak mereka ketahui.
      Dan Aku akan memberikan tenggang waktu, sungguh rencana-Ku sangat teguh.”

      QS Al Baqarah ayat 85 :
      Apakah kamu beriman kepada sebagian Al Kitab (Al-Quran) dan
      ingkar terhadap sebagian yang lain?
      Tidak ada balasan bagi orang yang berbuat demikian
      darimu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia,
      dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada
      siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa
      yang kamu perbuat

      QS Al-Aaraf ayat 175-177 :
      Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya
      ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri
      dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda),
      maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.
      Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan
      ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya
      yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya
      lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah
      perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka)
      kisah-kisah itu agar mereka berfikir.
      Amat buruklah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan kepada
      diri mereka sendirilah mereka berbuat zalim.

      QS At Taubah ayat 33 :
      Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran)dan agama yang benar
      untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai (membencinya).

      QS Al Baqarah ayat 256 :
      Barangsiapa yang Kafir kepada THOGHUT dan Iman kepada Allah
      maka dia telah berpegang teguh kepada Al Urwah Al Wutsqa
      yang tidak ada putusnya.” (Al Baqarah : 256)

      (Al Urwah Al Wutsqa = kalimat Tauhid “La ilaha Ilallah”)

      QS An Nisaa’ ayat 60 :
      “Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan orang-orang yang mengaku
      bahwa mereka telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu,
      dan kepada apa yang diturunkan sebelummu?
      Tetapi mereka masih menginginkan ketetapan hukum kepada THOGHUT,
      padahal mereka telah diperintahkan untuk mengingkari THOGHUT.
      Dan setan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) kesesatan yang sejauh-jauhnya.”

      QS An Nisaa’ ayat 76 :
      Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah,
      dan orang-orang yang kafir berperang di jalan THOGHUT,,
      sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu,
      karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.

      QS An Nahl ayat 36 :
      Dan telah kami utus pada tiap ummat seorang rasul (untuk menyeru kaumnya)
      ibadatilah Allah dan jauhilah THOGHUT.

      QS Az Zumar ayat 17 :
      Dan orang orang yang menjauhi THOGHUT untuk tidak mengibadatinya dan
      kembali kepada Allah, bagi mereka kabar gembira.

      Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata:
      “Dan kapan saja seorang alim meninggalkan apa yang dia ketahui
      dari Kitabullah (Al-Qur’an) dan Sunnah Rasul-Nya
      lalu mengikuti hukum penguasa (hukum pemerintah THOGHUT) yang bertentangan
      dengan hukum Alloh dan Rasul-Nya, maka ia telah murtad dan kafir
      serta pantas baginya mendapatkan siksa di dunia dan di akhirat.”
      (Majmu’ Fatawa, 35/373).

      Abu dzar berkata :
      “Aku bersama Nabi suatu hari dan aku mendengar beliau bersabda :
      “Ada hal yang aku takutkan pada ummatku melebihi Dajjal”.
      Kemudian aku merasa takut, sehingga aku berkata :
      “Yaa Rasululloh apa itu…? ”
      Beliau bersabda : “Ulama yang sesat lagi menyesatkan (ulama suu’)”.
      {Musnad Ahmad (5/145) no 21334 dan 21335}.

      PENGERTIAN THOGHUT :

      IMAM ASY SYAFI’I :
      “Siapa yang berijtihad dan MENETAPKAN HUKUM di luar hukum dan aturan Islam,
      dia bukan seorang mujtahid dan bukan seorang muslim,
      baik sesuai Islam ataupun menyelisihi ajaran Islam.
      Dia adalah orang yang tidak berakal,
      dia menjadi kafir karena menyelisihi hukum dan ketentuan Islam.”
      [Kitab Kalimah Al Haqin, hal.96]

      Syaikhul Islam IBNU TAIMIYAH :
      “Tidak diragukan lagi bahwa orang yang tidak meyakini wajibnya berhukum
      terhadap apa yang Allah dan RasulNya turunkan, dia adalah kafir.
      Barangsiapa yang MENERAPKAN HUKUM BUATAN dan tidak mengikuti apa yang Allah turunkan,
      dia adalah kafir, tidak ada satu umat pun melainkan diperintah
      untuk berhukum dengan hukum yang benar.”
      [Majmu’ Fatawa jilid.3]

      IMAM HANAFI :
      “Jika seorang penguasa meyakini bahwa hukum yang Allah turunkan
      tidak wajib diamalkan atau boleh memilah-milih hukum Allah
      yang sesuai dengan seleranya meskipun masih meyakini tentang wajibnya,
      dia telah berbuat kufur akbar (menjadi kafir).”
      [Syarah Al Aqidah AthThahawiyah, 2/446]

      IMAM MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB :
      “Thaghut beraneka ragam bentuknya, induknya ada 5 macam, yaitu:
      1. Syaithan yang menyeru untuk beribadah kepada selain Allah.
      2. Penguasa zhalim yang merubah hukum Allah.
      3. Orang yang berhukum kepada selain hukum Allah.
      4. Orang yang mempelajari ilmu ghaib.
      5. Orang yang disembah selain Allah dan ridha terhadap persembahan yang diperuntukkan baginya.”
      [Majmu’ At Tauhid hal.14-15]

  4. Betul sekali…Fitnah tak akan mempan kepada IS, sebagaimana hujan peluru menghantam IS, tak sejangkalpun mereka akan surutkan langkah menegakkan syariat Islam yg diwajibkan AllahSWT kepada setiap Muslim. Inilah yg sangat ditakuti kaum Zionis, Freemansory, Liberalism/sekulerist, dan Atheis……
    Umat Islam sepertinya telah teracuni begitu dalam dgn propaganda BigBoss USA dan Nato…sehingga menolak Hukum Allah SWT..dan hasilnya….hanyalah keterpurukan Akhlak bahkan semua bidang kehidupan……….

  5. MANA FATWA RESMI (bukan rekomendasi) MUI Pusat
    tentang kesesatan ISIS…………..!!!!

    BUKTIKAN………..!!!!

    Karena suatu Fatwa dikeluarkan atas dasar TABAYYUN…..
    maka siapakah perwakilan dari MUI yg sudah melakukan TABAYYUN
    atau berkunjung ke daerah yang dikuasai oleh ISIS dan
    berdebat atau diskusi dengan pemimpin ISIS………..????

    MANA BUKTI FOTO ATAU VIDEO…………..????
    (jgn foto dech, bisa Rekayasa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: