Wong Fei Hung Muslim Is A Hoax , Berita Palsu

Wong Fei Hung Muslim is HOAX[Hoax] Wong Fei Hung Muslim Is A Hoax

Lately there have been reports that mention Wong Fei Hung as a cleric who then dispersed to various blogs. Information that can not be accountable for this as the process of duping the public.

Wong Fei Hung is a cleric, Therapists, and legendary martial arts expert whose name is designated as a National Hero of China by the Chinese government. But the Chinese government often seeks Wong Fei Hung obscure identity as a Muslim in order to maintain the supremacy of the Communist rule in China.Secara secret, Wong family is actively involved in the underground movement against the government of the Ch’in Dynasty corrupt and oppressive. Ch’in dynasty that was to destroy the dynasty of Yuan Dynasty who ruled before. Yuan dynasty is known as the only Dynasty Emperor of China who have family members who embraced many Islam.Wong Fei-Hung began honing talent beladirinya since studied to Luk Ah-Choi who also had been a teacher father. Luk Ah-Choi is then taught him the basics of Hung Gar moves makes Fei Hung success breeds Kick Kick Without Shadow is legendary. Basics of Hung Gar stance discovered, developed and is the mainstay of Hung Hei-Kwun, brother seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun is a Shaolin warrior who escaped a burning and massacre by the government of the Ch’in Dynasty Hei-Kwun 1734.Hung This is a historic revolt leader who nearly defeated Ch’in dynasty invaders who came from Manchuria (now we know him as Korea). If only the government did not ask for help Ch’in armed forces of foreign nations (Russia, UK, Japan), led insurgency Hung Hei-Kwun it will undoubtedly driven the Ch’in Dynasty occupation. In family life, God has a lot to test it with various trials . A child was killed in a fight with mafia Canton incident. Wong Fei-Hung was married three times because of his wives died within a short age. After the death of his third wife, Wong Fei-Hung decided to live alone until he met Mok Gwai Lan, a young woman who happened to be martial arts experts. Mok Gwai Lan was later to become his life partner until death. Mok Gwai Lan also teaches martial arts at a special class of women in college suaminya.Pada 1924 Wong Fei-Hung died at the age of 77 years. Chinese society, particularly in the Kwantung Canton remember him as a hero and defender of the mustad’afin (oppressed) who was never afraid to defend their honor. Anyone and any number of those who oppress the poor, will be resisted with all his strength and his courage. Wong Fei-Hung’s death by leaving him sizzle known as a noble human life, one life choice that God gave to a Muslim than to die a martyr. Hopefully all the deeds of worship acceptable in the sight of Allah SWT and all his benefits may be an example for us, a generation of Muslims who live afterwards.

In reviewing a version of history is worth considering the errors that may occur. One of these faults is to tear down the whole text.

1. Chronological error
2. Geographical errors
3. Errors of history

Error

Ch’in dynasty that was to destroy the dynasty of Yuan Dynasty who ruled before. Yuan dynasty is known as the only Dynasty Emperor of China who many family members who embraced Islam.

1. Qing or Ch’ing Dynasty (1644-1912) was a dynasty which destroy the Ming Dynasty (1368-1644), instead of the Yuan Dynasty (1271-1368) as noted in the text.

2. Yuan Dynasty is part of the vast Mongol Empire. Mongol Empire was composed, or split into multiple Khanate, itself an example of the Yuan Dynasty, Chagatai, Golden Horde. Mongol rule includes China, Russia, Central Asia, the Middle East and India.

3. Who converts to Islam is the ruling Mongols in Central Asia, the Middle East and India. Not ruling Mongols in China (Yuan Dynasty), Golden Horde but Chagatai or a lot of converts to Islam. The dominant religion in the Yuan dynasty was Shamanism, Buddhism and Nestorian Christianity. Ogudai wife also Nestorian Christians.

Hung Hei-Kwun This is a historic revolt leader who nearly defeated Ch’in dynasty invaders who came from Manchuria (now we know him as Korea).

4. It is clear that Korea and Manchuria are different. Japan controlled Korea from the early 20th century, and seized Manchuria by putting ‘The Last Emperor Qing’ Aisin Gioro Puyi as puppet emperor Manchukuo. The article above is really without the accompaniment of historical and geographical knowledge is adequate.

5. Hung Hei Kwun days of the golden era of the Qing. Qing golden age has become the consensus of history until the year 1796 (period of the Qianlong emperor in power) with a large area of ​​China throughout history. So during the Hung Hei Kwun not need military aid from any foreign country to address the problem in negri.Sesudah Qianlong, the Qing Dynasty began to enter a period of bleak and paint various rebellions.

6. Qing western ask for help, in this case France and England to help quell the rebellion Taiping Qing (1850-1864). Incidentally Taiping was led by Hong Xiu Quan (Hung Hsiu Ch’uan).

But the Chinese government often seeks Wong Fei Hung obscure identity as a Muslim in order to maintain the supremacy of the Communist rule in China

5. There is no significant effect between the ‘if’ Huang Fei Hung ‘is’ Muslim and communist rule in conjunction with Tiongkok.Analoginya is, if Prince Diponegoro was a Catholic, what to do at supremacy ideology in Papua Indonesia.Apakah necessarily be turbulent?

Conclusion

1. Writing ‘Huang Fei Hung is Muslim’ is a hoax that utilize religious sentiment to arouse false pride. 2. Rebuttal of this paper does not intend to offend certain religious people, but trying to straighten out the misinformation contained in the text. And also intends to remind the reader in cyberspace to be more careful in reading and especially writing help spread the pinch irresponsible to in the blog post itself.

http://islamicshariastudy.blogspot.com/2013/07/hoax-wong-fei-hung-muslim-is-hoax.html

BAHASA INDONESIA

Belakangan ini muncul berita yang menyebutkan Wong Fei Hung sebagai ulama yang kemudian tersebar ke berbagai blog. Informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ini seperti melakukan proses pembodohan masyarakat.

Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.
Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas.

Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.
Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris.
Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi.
Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.
Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea).
Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.
Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri.
Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya. Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun.
Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya.
Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya.

Dalam mengkaji suatu versi sejarah ada baiknya mempertimbangkan kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi. Salah satu kesalahan saja sudah bisa meruntuhkan keseluruhan tulisan.
1. Kesalahan kronologis
2. Kesalahan geografis
3. Kesalahan sejarah

Kesalahan

Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

1. Dinasti Qing atau Ch’ing (1644-1912) adalah dinasti yang merubuhkan Dinasti Ming (1368-1644), bukan Dinasti Yuan (1271-1368) seperti yang tercantum dalam tulisan tersebut.
2. Dinasti Yuan adalah bagian dari Kekaisaran Mongol yang luas. Kekaisaran Mongol itu terdiri atau terpecah menjadi beberapa Khanate, contohnya Dinasti Yuan itu sendiri Mongol, Chagatai, Golden Horde. Kekuasaan Mongol meliputi Tiongkok, Russia, Asia Tengah, Timur Tengah dan India.
3. Yang memeluk agama Islam adalah Mongol yang berkuasa di Asia Tengah , Timur Tengah dan India. Bukan Mongol yang berkuasa di Tiongkok (Dinasti Yuan), melainkan Chagatai atau Golden Horde yang banyak memeluk agama Islam. Agama yang dominan di dinasti Yuan adalah Shamanisme, Buddhisme dan juga Kristen Nestorian. Istri Ogudai juga beragama Kristen Nestorian.

Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea).

4. Sangat jelas bahwa Korea dan Mancuria adalah berbeda. Jepang menguasai Korea dari awal abad 20, dan menguasai Manchuria dengan meletakkan “The Last Emperor Qing” Aisin Gioro Puyi sebagai kaisar boneka Manchukuo. Tulisan diatas ini benar- benar tanpa diiringi pengetahuan sejarah dan geografis yang memadai.
5. Dimasa Hung Hei Kwun itu era keemasan Qing. Masa keemasan Qing sudah menjadi konsensus sejarah sampai tahun 1796 (masa kaisar Qianlong berkuasa) dengan luas wilayah Tiongkok yang besar sepanjang sejarah. Jadi pada masa Hung Hei Kwun tidak membutuhkan bantuan militer dari negara asing manapun untuk mengatasi masalah dalam negri. Sesudah Qianlong, Dinasti Qing mulai memasuki masa suram dan di warnai berbagai pemberontakan.
6. Qing meminta bantuan barat , dalam hal ini Prancis dan Inggris untuk membantu Qing menumpas pemberontakan Taiping(1850-1864). Kebetulan Taiping ini di pimpin oleh Hong Xiu Quan (Hung Hsiu Ch’uan).

Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China

5. Tidak ada pengaruh signifikan antara “jika” Huang Fei Hung “memang” muslim dan
hubungannya dengan supremasi komunis di Tiongkok. Analoginya adalah, jika Pangeran Diponegoro itu seorang katolik, apa hubungannya sama supremasi ideologi di Indonesia. Apakah serta-merta Papua akan bergolak?

Kesimpulan
1. Tulisan “Huang Fei Hung adalah Muslim ” ini adalah hoax yang memanfaatkan sentimen agama untuk membangkitkan kebanggaan semu.
2. Bantahan tulisan ini tidak bermaksud untuk menyinggung umat beragama tertentu, tetapi berusaha meluruskan disinformasi yang ada pada tulisan tersebut. Dan juga bermaksud mengingatkan para pembaca di dunia maya agar lebih berhati-hati dalam membaca dan apalagi membantu menyebarluaskan dengan mencomot tulisan yang tidak bertanggung jawab untuk di posting dalam blog sendiri.

https://masawep.wordpress.com/2014/05/04/wong-fei-hung-seorang-muslim-adalah-hoax/

One Response

  1. Minim prestasi, muslim cuma mengandalkan klaim dan cocoklogi.
    ibnu sina yg dibangga2kan muslim yg katanya ilmuwan muslim ternyata sebenarnya kafir zoroaster.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: