Ketetapan RESMI Pemerintah 1 SYAWAL 1437 H Jatuh Rabu 6 Juli 2016

Pemerintah secara resmi menetapkan 1 Syawal 1436 Hijriah jatuh pada Rabu 6 Juli 2016). Keputusan itu diambil setelah tim rukyat berhasil memantau hilal di 33 titik di wilayah Indonesia.

Keputusan diambil setelah Tim Pemantau Hilal Kementerian Agama tak melihat adanya hilal atau bulan baru di seluruh titik pemantauan dari Sabang hingga Merauke.

Apa Benar Bisnis Penukaran Uang Baru Dosanya Lebih Dari Zina ?

hukum bisnis tukar menukar uangDisosial media dan beberapa situs internet cukup santer dan berlebih-lebihan menyebut bahwa transaksi penukaran uang baru adalah haram, bahkan dosanya lebih besar dari zina.

Pernyataan seperti itu ternyata berasal dari anggapan bahwa transaksi tersebut adalah riba, hukumnya haram. Disebutkan dalam beberapa riwayat, dosa riba seperti zina. Sehingga mereka mengambil kesimpulan bahwa transaksi penukaran uang berdosa seperti berzina atau lebih besar dosanya daripada zina.

Benarkah demikian? Continue reading

Kajian Wahabi Rodja Yazid Jawas Menghina Tasawuf dan Tahlilan

Tidak hanya itu, Yazid juga mengatakan bahwa membersihkan kuburan termasuk ajaran ahlul bid’ah, ziarah kubur keluar kota tidak diperbolehkan, orang-orang bodoh tidak tau kalau melakukan bid’ah itu disebabkan karena mengikuti Kiai-nya atau Habib-nya. Yazid juga membid’ahkan (mensesatkan) Maulid Nabi, bahkan peringatan Mauli dalam rangka dakwah juga tidak boleh. Menurutnya, itu termasuk berdakwah diacara bid’ah atau kesyirikan. Hadir dalam peringatan Maulid sama halnya dengan menghinakan diri, dan tidak ada toleransi dalam acara bid’ah serta syirik.

Berkedok Aswaja, Yazid Jawas Pimpin Kajian Wahhabi di Kaltim

Ustadz wahhabi pengisi radio dan TV Rodja Yaziz bin Abdul Qadir Jawwas dijadwalkan akan hadir dan memberikan kajian ‘Islam Ilmiah’ di Kota Minyak Balikpapan.

Berdasarkan informasi yang beredar, kajian tersebut dilaksanakan disejumlah tempat yang biasa mereka gunakan untuk kajian kalangan mereka, diantaranya Masjid Imam An-Nasaa’i Jalan Kol Syarifudin Yos No. 41 Balikpapan 10 Jumadil Akhir 1437, Jum’at (18/3) ba’da Maghrib,  Masjid Istiqamah Pertamina Lapangan Merdeka 10 Jumadil Akhir 1437, Sabtu (19/3) pukul 08.00 – 11.30 WITA, dan Masjid Jabalussuada’ Komplek Perumahan Bukit Damai Indah (BDI) Balikpapan 11 Jumadil Akhir 1437, Minggu (20/3) 08.00 – 11.30 WITA.

Selengkapnya:
Kajian Ustadz Rodja Yazid Jawas di Balikpapan Berkedok Aqidah Aswaja

Situs voa-islam Dilaporkan ke Bareskrim karena Cemarkan Nama Gus Dur

voa-islamJakarta, NU Online
Asep Hadian Permana SH, warga Bandung, bersama teman-teman mewakili beberapa kelompok masyarakat sipil dari Jawa Barat melaporkan situs voa-islam.com ke pihak Dewan Pers, Bareskrim Polri, Menkominfo dan Presiden Republik Indonsia terkait dengan pemberitaan yang dilakukan oleh situs online https://www.voa-islam.com/. Dengan link http://www.voa-islam.com/read/opini/2015/11/09/40495/rizal-ramli-gus-dur-itu-wali-yang-kesepuluh/#sthash.FuZo1ttX.dpbs. Sayangnya, setelah pelaporan ini, situs tersebut tidak lagi bisa diakses.

Pada link berita tersebut (terlampir utuh di halaman selanjutnya) terdapat persoalan penghinaan, pelecehan, dan tulisan SARA yang selain sangat menyakitkan, juga sangat melecehkan martabat bangsa secara umum. Demikian rilis yang dikirimkan ke NU Online.

Continue reading

Polisi dan Ormas Larang Rencana Pawai Akbar Hizbut Tahrir Indonesia di Kupang

KUPANG, KOMPAS.com – Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Pemuda Ansor, melarang rencana pawai akbar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Kupang, Sabtu (16/5/2015) besok.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kupang Kota, Komisaris Polisi, Dede Rochmana kepada Kompas.com, Kamis (14/5/2015) mengatakan pihaknya tidak mengizinkan kegiatan pawai tersebut karena alasan keamanan. Continue reading

NU Cirebon Bantah Fitnah telah Men-“jual” NU kepada Syi’ah

Berawal dari respon salah paham terhadap seminar yang digelar oleh Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cirebon dan kurangnya komunikasi, akhirnya menimbulkan fitnah terhadap NU di Cirebon.

Hal itu kemudian dimanfaatkan oleh situs wahhabi seperti jurnalislam.com dan sejenisnya untuk menyerang Pengurus NU di Cirebon. Oleh karena itu, agar tidak terpengaruh oleh opini orang-orang Wahhabi yang memanfaatkan kesalah-paham yang terjadi, maka BACA : Continue reading